Rabu, 17 Oktober 2012

Bahasa Indonesia Bentuk Kalimat Perintah Tertulis



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah                            : SMK N 1 Merangin
Mata Pelajaran                 : Bahasa Indonesia
kompetensimKeahlian     : Semua Keahlian
Kelas/Semester                : XI/1
Pertemuan Ke                  : 6 dan 7
Alokasi Waktu                : 4 x 40 menit

I. Standar Kompetensi         : 2.3 Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat madya.
II. Kompetensi Dasar           : 2.3 Memahami perintah kerja tertulis.
III. Indikator                         : 2.3.1  Mengenali informasi yang berkaitan dengan     budaya kerja yang berlaku di tempat kerja.
1.3.2        Merencanakan tindak lanjut perintah berdasarkan catatan yang dibuat pada waktu membaca informasi dari perintah kerja tertulis.
1.3.3        Membuat bagan atau prosedur kerja berdasarkan perintah kerja tertulis.
1.3.4        Mengonfirmasikan rencana kegiatan yang akan dilakukan (secara lisan atau tulisan) kepada pemberi perintah.
IV. Tujuan Pembelajaran
1.      Siswa diharapkan dapat mengenali informasi yang berkaitan dengan budaya kerja yang berlaku di tempat kerja.
2.      Siswa diharapkan dapat merencanakan tindak lanjut perintah berdasarkan catatan yang dibuat pada waktu membaca informasi dari perintah kerja tertulis.
3.      Siswa diharapkan dapat membuat prosedur kerja dan mengonfirmasikan rencana kegiatan yang akan dilakukan kepada pemberi perintah.

Karakter siswa yang diharapkan:
·      Percaya diri
·      Kreatif
·      Aktif
·      Tanggung jawab
·      Tekun
·      Rasa hormat
·      Jujur
·      Berani
V. Materi Ajar
A. Mengenal Bentuk Perintah Kerja tertulis.
Banyak bentuk aturan atau petunjuk yang dapat ditemukan dalam kehidupan kita. Baik di lingkungan rumah tangga, sekolah, masyarakat, di tempat pekerjaan, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bentuk perintah dapat disampaikan secara lisan ataupun tertulis. Perintah lisan biasanya menuntut respon atau tindakan langsung sehingga muncul variasi kalimat perintah, sedangkan bentuk perintah tertulis umumnya bersifat tidak langsung. Berdasarkan jenisnya, bentuk perintah tertulis dapat dibedakan menjadi:
(1)   Himbauan atau larangan, misalnya himbauan menjadi akseptor RB, larangan membuang sampah;
(2)   Petunjuk, misalnya petunjuk penggunaan suatu barang;
(3)   Peraturan, misalnya peraturan berlalulintas, peraturan waktu berkunjung;
(4)   Pedoman, misalnya pedoman penulisan karya ilmiah;
(5)   Undang-undang, misalnya undang-undang penyalahgunaan narkoba, undang-undang pendidikan.

B. Model-model Surat Berisi Perintah Kerja
Surat adalah suatu alat atau sarana komunikasi tertulis. Surat dipandang sebagai alat komunikasi tertulis yang paling efisien, efektif, ekomis dan praktis. Selain itu, surat juga berfungsi sebagai alat bukti tertulis, alat bukti historis, alat pengingat, duta organisasi, dan pedoman kerja.
Surat yang berhubungan dengan pekerjaan disebut surat dinas atau surat resmi. Surat ini umumnya berisi tentang informasi, ketentuan, atau perintah kerja yang dapat dijadikan pedoman bagi karyawan pada suatu lembaga instansi, atau perusahaan. Model surat yang berisi informasi kerja atau perintah kerja, antara lain surat perintah, surat edaran, memorandum, pengumuman, dan disposisi.
1.      Surat Perintah
Surat perintah adalah surat yang berisi perintah dari pimpinan kepada bawahan yang berisi petunjuk yang harus dilakukannya. Surat perintah berlaku sementara dan berakhir setelah tugas yang diperintahkannya selesai dilakukan serta melaporkan hasil pekerjaan tersebut kepada pimpinan.
         Surat perintah terdiri atas:
(1)   Kepala Surat
(2)   Pembukaan
(3)   Isi Surat Perintah
(4)   Kaki Surat atau Bagian Akhir Surat





Contoh surat perintah pada instansi swasta.
HARIAN UMUM PEDOMAN
Jalan Teratai 13
Bekasi
==================================================
SURAT PERINTAH
Nomor: ......................
Dasar                  : 1.  Dalam rangka peningkatan sumber daya manusia.
2. Surat Pemimpin Redaksi Harian Umum Pedoman No. 346 P-76/KEP/1994 tanggal....................
Pertimbangan     : Untuk peningkatan sumber daya manusia dalam menyongsong era globalisasi, untuk hal tersebut di atas perlu dikeluarkan surat perintah.
MEMERINTAHKAN:

Kepada               : Nama          : ..............................
Pangkat      : .................................
Jabatan       : ................................
Alamat       : .................................

Untuk                 : 1.   Terhitung tanggal 12 Juni 1996, di samping tugas pokok yang telah ada, Saudara diperintahkan untuk melaksanakan kewajiban atau pekerjaan sebagaimana tercantum dalam lampiran surat perintah ini.
2.  Agar pelaksanaannya dijalankan dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab.



Dikeluarkan di: Bekasi
Pada Tanggal: 3 Juni 1996


Pimpinan Redaksi
Harian Umum Pedoman

              ttd

   Ir. Ereng Sarindat
2.      Surat Edaran
Surat edaran adalah surat pemberitahuan tertulis yang ditujukan kepada pejabat atau pegawai. Surat edaran ini berisi penjelasan mengenai sesuatu hal, misalnya kebijakan pimpinan, petunjuk mengenai tata cara pelaksanaan, atau peraturan perundang-undangan.
Ada dua macam bentuk dan sifat surat edaran, yaitu surat edaran umum dan surat edaran khusus. Surat edaran umum ditunjukkan kepada orang banyak atau umum. Surat edaran khusus ditujukan kepada orang atau pejabat tertentu dan seperti surat dinas biasa.
Surat edaran terdiri atas unsur-unsur.
(1)   Kepala surat edaran bertuliskan nama perusahaan dan identitasnya.
(2)   No, hal, lampiran, tanggal surat, dan alamat tujuan surat.
(3)   Perkataan “Edaran” biasanya ditulis di tengah.
(4)   Isi surat edaran: Salam pembuka, isi surat, dan penutup surat.
(5)   Kaki surat: salam penutup serta nam penanggung jawab surat edaran.
Contoh surat edaran bersifat umum
SD RAGAJAYA
KEC. BOJONGGEDE-KAB. BOGOR
_________________________________

Nomor         : 421/ED/’07                                              Bojonggede, 19 Desember 2007
Lamp           : -
Hal               : Penggantian Buku Laporan Pendidikan

Yth. Bpak/Ibu orang tua murid SD RAGAJAYA
di tempat

SURAT EDARAN
No. 421/SD/’07
             Sehubungan adanya perubahan kurikulum SD, dari kurikulum 2004 menjadi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), buku loporan hasil belajar siswa diganti untuk menyesuaikan kurikulum yang baru. Dalam rangka pengadaan buku laporan yang baru, setiap siswa diwajibkan membayar Rp 20.000,00. Pembayaran paling lambat sampai tanggal 14 Januari 2008.
             Demikianlah surat edaran kami, semoga Bapak/Ibu orang tua murid dapat memakluminya. Atas perhatianya, kami ucapkan terima kasih.

                                                                                                          Kepala Sekolah

                                                                                                    
Tambahan                                                                                     Guntur Sangaji, S. Pd.
-   Pengurus Komite Sekolah
Contoh surat edaran bersifat khusus:
DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
MUHAMMADIYAH 2 SUKOHARJO
               ________________________________________________________
EDARAN
572/33/05

Hal    : Pekan Seni                                                           29 Desember 2011
Yth    : Para Guru / Karyawan
SMK Muhammadiyah 2
Sukoharjo
          Sesuai dengan surat keputusan No. 21/12/05 tertanggal 27 Oktober 2011 tantang Pekan seni, dengan ini kami beri tahukan bahwa dalam rangka persaudaraan antar SMK kota Sukoharjo maka diadakan Pekan Seni berlangsung pada tanggal 3 Januari sampai dengan 7 Januari 2012.
          Sehubungan dengan hal tersebut di atas, dengan ini kami ajukan agar selama Pekan Seni, saudara memakai kemeja batik pada waktu dinas, kecuali bagi petugas keamanan.
          Atas perhatian saudara, kami ucapkan terima kasih.

                                                                                   Kepala Sekolah,

                                                                                  Drs. Hadi Mu’alim 
3.    Surat Pengumuman
        Pengumuman berasal dari kata “umum”, mendapat konfiks “pe-an” dan bunyi sengau “ng”. Kata dasar umum mempunyai arti seluruh atau oramg banyak. Mengumumkan berarti memberitahukan atau memaklumkan. Pengumuman berarti pemberitahuan kepada orang banyak tentang sesuatu masalah, agar diketahui dan dilaksanakan oleh orang banyak yang berkepentingan. Berdasarkan sifat dan asalnya, pengumuman dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu seperti berikut.
(1)   Pengumuman lisan, yaitu disampaikan secara oral komunikasi, penyampaiannya dapat melalui pesawat telepon atau pengeras suara (sound system).
(2)   Pengumuman tertulis, yaitu pengumuman dalam bentuk tulisan, yang disampaikan melalui telegram, surat kawat, telek, surat kabar, majalah, papan pengumuman, dan lain-lain.
(3)   Pengumuman dari instansi dan surat pengumuman bukan dari instansi.
Surat pengumuman merupakan surat yang berisi pemberitauan tentang masalah yang perlu diketahui oleh siapa saja yang berkepentingan sesuai dengan pengumuman tersebut.
Surat pengumuman dapat disebarkan dengan beberapa cara, diantaranya:
(1)      Menyebarkannya sebagai surat edaran.
(2)      Memasangnya di papan-papan pengumuman.
(3)      Memasangnya di koran-koran sebagai iklan.
Contoh surat pengumuman:
PT. Tanjung Mulia
Jalan Diponegoro No. 5, Palembang

PENGUMUMAN
No. 215/033/05
tentang
Kesempatan Kerja bagi Para Lulusan SLTA
        PT. Tanjung Mulia membuka kesempatan bagi pera lulusan SLTA untuk diangkat sebagai karyawan/i di perusahaan kami.
        Lamaran ditulis di atas kertas bermaterai Rp 6000,00 dengan dilampiri ijazah (fotokopi), riwayat hidup, foto 3 x 4 = 3 lembar, SKKB, dan surat keterangan sehat dari dokter.

Pendaftar
     Dalam lingkungan kantor memo dibuat oleh atasan kepada bawahan atau antara pejabat yang setaraf. Isi memo singkat, sederhana, dan mudah agar cepat dipahami. Memo umumnya berisi peringatan, arahan, penerangan, perintah, pertanyaan, dan lain sebagainya.
     Penulisan memo dapat ditik atau ditulis tangan. Isi memo biasanya tidak lebih dari 10 baris. Bagian-bagian memorandum meliputi sebagai berikut:
a.       Ciri Bentuk
Terdiri atas dua bagian, yaitu kepala memo dan isi memo. Kepala memo berisi:
(1)   Pihak yang dituju.
(2)   Pengirim memo.
(3)   Perihal memo.
(4)   Tanggal pengiriman memo.
(5)   Paraf dan nama pengirim.
b.      Ciri Isi
Isi memo disampaikan dengan bahasa singkat. Penulisan memo harus langsung menyampaikan pesan atau perintah dengan kalimat pendekdan tegas. Karena peredarannya yang terbatas, memo biasanya tidak mencantumkan identitas kantor.
Contoh Memo
Contoh 1.
Memo
Kepada       : Manajer Pemasaran
Dari             : Kasubag. Pengiriman Buku
Perihal         : Pengiriman Buku

Segera kirimkan buku Teori karya Prof. Hamid Abdul Hadi untuk Bapak Dr. Budi Santoso, Kepala Perpustakaan Kota Bogor, sebanyak 80 eksemplar.
                                                                              Jakarta, 22 Maret 2012

                                                                                           (paraf)
                                                                                     Ajun Ginanjar
Contoh 2.
PT. Angkasa Raya
Jalan Panecanaka No. 3
(1)   .........................               Jakarta – Selatan
(2)   30 Desember 2011
(3)                        Memo

(4)   Kepada      : Bagian Personalia
(5)   Dari            : direktur PT angkasa
(6)   Hal             : Pengadaan Pagawai
(7)   Sesuai dengan perkembangan di perusahaan terutama pada bidang sales, saya meminta Saudara mempersiapkan sarana dan perencanaan guna penerimaan karyawan baru. (penjelasan terlampir)

                                                                                                 Ttd
(8)    Dandang Kusuma, S.E.

Keterangan
(1)   Kop surat memo
(2)   Tanggal surat memo
(3)   Judul memo
(4)   Alamat memo
(5)   Pengirim memo
(6)   Perihal pokok memo
(7)   Isi memo
(8)   Tanda tangan dan nama terang pengirim memo
4.      Disposisi
Lembaran disposisi adalah lembaran kertas yang disediakan oleh agendaris untuk diisi oleh pimpinan tentang tindak lanjut surat yang masuk. Dengan kata lain, disposisi adalah catatan berupa saran/tanggapan/instruksi setelah surat dibaca oleh pimpinan.
Sebagai contoh, suatu intitusi menerima surat penawaran barang oleh bagian administrasi. Surat itu diagendakan, lalu diberi lembar disposisi. Selanjutnya, pimpinan membuat disposisi. Isi disposisi bisa merupakan perintah untuk menolak penawaran tersebut atau memerintahkan staf yang bersangkutan untuk membalas surat yang isinya memesan barang-barang tersebut.
Disposisi dibedakan menjadi dua macam:
(1)   Disposisi langsung yaitu disposisi yang langsung ditulis pada lembaran surat.
(2)   Disposisi tidak langsung yaitu disposisi yang dituliskan pada lembaran tersendiri (lembaran disposisi).
Contoh disposisi.
Rahasia               Penting     v           Rutin
                                                          
No. Agenda         : 102/SP/2011...........Tgl. Penyelesaian
Tanggal                : 30 Maret 2011
Perihal                  : Penawaran Bahan Kain
Tanggal                : 30 Maret 2011
Asal                     : PT. Darma Tekstil
Instansi Informasi:                                              Diteruskan Kepada:
-          Harap dipelajari                                          1. Bagian Gudang
-          Tanyakan bagian pengadaan barang           2. Biro Umum
-          Jika perlu, segera pesan                               3. Bag. Keuangan

Jakarta, 30 Maret 2011
                                                                                            Pimpinan
                                                                                                 Ttd
                                                                                     Imam Ahmad, S.E.

VI. Metode Pembelajaran
1.      Diskusi
2.      Tanya jawab
3.      Penugasan

VII. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan Pertama
No
Aspek
Alokasi Waktu
1.
Kegiatan Awal
a.       Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
b.      Guru mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman siswa.
10 menit
2.
Kegiatan Inti
Eksplorasi
a.       Guru mengenalkan kepada siswa bentuk perintah kerja tertulis.
b.      Siswa mencermati model-model surat berisi perintah kerja.
c.       Melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan pembelajaran.
Elaborasi
a.       Siswa dan guru bertanya jawab tentang perintah kerja tertulis dan model-model surat berisi perintah kerja.
b.      Siswa berdiskusi tentang perintah kerja tertulis dan model-model surat berisi perintah kerja.
Konfirmasi
Siwa dapat membuat perintah kerja tertulis dan membuat model-model surat perintah kerja.
65 menit
3.
Kegiatan Penutup
a.       Siswa dan guru melakukan refleksi.
b.      Guru menugasi siswa untuk membuat perintah kerja dan membuat surat perintah kerja.
5 menit

Pertemuan Kedua
No
Kegiatan Pembelajaran
Alokasi Waktu
1.
Kegiatan Awal
a.       Berdoa
b.      Guru menjelaskan tentang tata tertip ulangan harian
5 menit
2.
Kegiatan Inti
a.       Siswa mengerjakan soal ulangan harian.
b.      Guru mengawasi proses pelaksanaan ulangan.
70 menit
3.
Kegiatan Penutup
Siswa mengumpulkan hasil ulangan harian
5 menit

VIII. Sumber
Buku paket Bahasa Indonesia tingkat Madya semester 1.
IX. Penilaian
A.    Soal-soal
1.      Sebutkan 5 macam jenis bentuk perintah tertulis?
2.      Apa yang disebut surat perintah dan terdiri dari apa aja surat perintah itu?
3.      Sebutkan tiga pengumuman berdasarkan sifat dan asalnya?
4.      Apa yang dimaksud surat edaran dan sebutkan unsur-unsurnya?
5.      Buatlah contoh surat perintah?
B.     Kunci Jawaban
1.      Jenis bentuk perintah tertulis.
(1)   Himbauan atau larangan, misalnya himbauan menjadi akseptor RB, larangan membuang sampah;
(2)   Petunjuk, misalnya petunjuk penggunaan suatu barang;
(3)   Peraturan, misalnya peraturan berlalulintas, peraturan waktu berkunjung;
(4)   Pedoman, misalnya pedoman penulisan karya ilmiah;
(5)   Undang-undang, misalnya undang-undang penyalahgunaan narkoba, undang-undang pendidikan.
2.      Surat perintah adalah surat yang berisi perintah dari pimpinan kepada bawahan yang berisi petunjuk yang harus dilakukannya.
Surat perintah terdiri atas:
(1)   Kepala Surat
(2)   Pembukaan
(3)   Isi Surat Perintah
(4)   Kaki Surat atau Bagian Akhir Surat
3.      Berdasarkan sifat dan asalnya, pengumuman dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu seperti berikut.
(1)   Pengumuman lisan, yaitu disampaikan secara oral komunikasi, penyampaiannya dapat melalui pesawat telepon atau pengeras suara (sound system).
(2)   Pengumuman tertulis, yaitu pengumuman dalam bentuk tulisan, yang disampaikan melalui telegram, surat kawat, telek, surat kabar, majalah, papan pengumuman, dan lain-lain.
(3)   Pengumuman dari instansi dan surat pengumuman bukan dari instansi.
4.      Surat edaran adalah surat pemberitahuan tertulis yang ditujukan kepada pejabat atau pegawai.
Surat edaran terdiri atas unsur-unsur.
(1)   Kepala surat edaran bertuliskan nama perusahaan dan identitasnya.
(2)   No, hal, lampiran, tanggal surat, dan alamat tujuan surat.
(3)   Perkataan “Edaran” biasanya ditulis di tengah.
(4)   Isi surat edaran: Salam pembuka, isi surat, dan penutup surat.
(5)   Kaki surat: salam penutup serta nam penanggung jawab surat edaran.
5.      Contoh Surat Perintah
HARIAN UMUM PEDOMAN
Jalan Teratai 13
Bekasi
===============================================
SURAT PERINTAH
Nomor: ......................
Dasar              : 1.  Dalam rangka peningkatan sumber daya manusia.
2. Surat Pemimpin Redaksi Harian Umum Pedoman No. 346 P-76/KEP/1994 tanggal....................
Pertimbangan      : Untuk peningkatan sumber daya manusia dalam menyongsong era globalisasi, untuk hal tersebut di atas perlu dikeluarkan surat perintah.

MEMERINTAHKAN:

Kepada          : Nama               : ..............................
Pangkat                                      : .................................
Jabatan                                      : ................................
Alamat                                       : .................................

Untuk             : 1.   Terhitung tanggal 12 Juni 1996, di samping tugas pokok yang telah ada, Saudara diperintahkan untuk melaksanakan kewajiban atau pekerjaan sebagaimana tercantum dalam lampiran surat perintah ini.
2. Agar pelaksanaannya dijalankan dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab.

Dikeluarkan di: Bekasi
Pada Tanggal: 3 Juni 1996

Pimpinan Redaksi
Harian Umum Pedoman

              ttd

   Ir. Ereng Sarindat


C.     Penilaian
No
Kegiatan
Skor
1.
2.
3.
Siswa menjawab pertanyaan dengan benar.
Siswa menjawab pertanyaan kurang benar.
Siswa salah menuliskan jawaban
20
10
1
0

Penghitungan nilai akhir dalam skala 0 s.d. 100


Skor Perolehan


Nilai Akhir
=
----------------------
x
Skor Ideal (100)


Skor Maksimal


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar