Rabu, 17 Oktober 2012

Bahasa Indonesia Kalimat Perintah


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah                            : SMK N 1 Merangin
Mata Pelajaran                 : Bahasa Indonesia
kompetensimKeahlian     : Semua Keahlian
Kelas/Semester                : XI/1
Pertemuan Ke                  : 4 dan 5
Alokasi Waktu                : 4 x 40 menit

I. Standar Kompetensi         : 2.2 Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat madya.
II. Kompetensi Dasar           : 2.2 Menyimak untuk memahami perintah yang diungkapkan atau yang tidak dalam konteks bekerja.
III. Indikator                         : 2.2.1 Merumuskan kembali isi perintah (secara lisan maupun tulisan).
1.2.2        Menuliskan kembali isi perintah dalam bentuk kerangka atau bagan.
1.2.3        Menyebutkan kegiatan yang akan dilakukan berdasarkan isi perintah secara lisan atau tertulis.
1.2.4        Mengonfirmasikan kebenaran rencana kegiatan yang telah direncanakan dengan rencana pemberi perintah.

IV. Tujuan Pembelajaran
1.      Siswa diharapkan dapat memahami berbagai bentuk perintah yang diungkapkan serta dapat merumuskan kembali isi perintah dalam bentuk lisan  atau tulisan.
2.      Siswa diharapkan dapat menuliskan kembali isi perintah dalam bentuk kerangka atau bagan.
3.      Siswa diharapkan dapat menyebutkan kegiatan yang akan dilakukan berdasarkan isi perintah secara lisan atau tertulis.
4.      Siswa diharapkan dapat mengonfirmasikan kebenaran rencana kegiatan yang telah direncanakan dengan rencana pemberi perintah.
Karakter siswa yang diharapkan:
·      Rasa hormat
·      Tekun
·      Percaya diri
·      Berani
·      Jujur
·      Tanggung jawab

V. Materi Ajar
A. Pengertian dan Ciri Kalimat Perintah
              Kalimat perintah adalah kalimat yang berisi perintah kepada orang lain untuk melakukan sesuatu atau kalimat yang dipakai untuk mendapatkan tanggapan sesuai dengan kehendak penuturnya.
     Ciri-ciri kalimat perintah adalah sebagai berikut.
1.      Menggunakan partikel “-lah”
Contoh:
a.  Pergilah dari sini!
b. Cepatlah kamu mandi!
c.  Bantulah adikmu!
2.      Berpola kalimat inversi (PS)
Contoh:
a.  Ambilkan buku itu!
b. Santaplah makanan itu!
3.      Menggunakan tanda seru (!) bila digunakan dalam bahasa tulis.
Contoh:
a.  Ayo masuk!
b. Pulanglah!
4.      Kalimat perintah jika dilisankan berintonasi menaik di awal dan berintonasi rendah di akhir.
Contoh:
a.  Bawa barang-barang itu kemari!


b.      Selesaikan  tugasmu!
   

B. Jenis-jenis Kalimat Perintah
1.      Kalimat Perintah Biasa
          Contoh:
a.    Masukkan barang-barang ini ke dalam bagasi mobil!
b.    Antarkan surat ini kepada Pak RT sekarang juga!
2.      Kalimat Perintah Ajakan
Contoh:
a.       Marilah kita gunakan tekstil buatan dalam negeri demi menyukseskan program pemerintah.
b.      Ayolah bersenam pagi setiap hara agar badan kita menjadi sehat.
3.      Kalimat Perintah Larangan
Contoh:
a.       Jangan membuang sampah di sini.
b.      Jangan dekati tempat itu.
4.      Kalimat Perintah Permintaan atau Larangan
Contoh:
a.       Saya berharap anda hadir di acara itu.
b.      Saya minta kerjakn tugasmu tepat waktu.
5.      Kalimat Perintah Permohonan
Contoh:
a.       Saya mohon kamu bisa datang di acara pesta ulang tahunku.
b.      Kami mohon kepada-Mu ya Tuhan, tunjukkan lah jalan yang lurus yang Engkau ridhoi.

6.      Kalimat Perintah Pembiaran
Contoh:
a.       Biarkan aku yang membawa barang itu.
b.      Biarkan dia pergi sendiri.
7.      Kalimat Perintah Sindiran
Contoh:
a.       Maju kalau kamu berani.
b.      Ambil saja kado yang kau berikan kalau kau tidak malu terhadapnya.
8.      Kalimat Perintah yang Menuntut Proses atau Langkah Kerja.
Contoh:
a.       Urutlah dari nomor kecil hingga nomor besar.
b.      Susunlah sehingga membentuk lingkaran  penuh.
9.      Kalimat Perintah yang Berbentuk Kalimat Berita
Contoh:
a.       Hendaknya Anda bersedia menjadi pengurus kegiatan itu.
b.      Terima kasih Anda tidak menolak untuk menjadi pembawa acara pada malam reuni nanti.
                     Kalimat perintah beragam jenisnya mulai dari yang kasar sampai yang halus. Kalimat perintah dapat diperhalus dengan menggunakan unsur-unsur berikut.
1.    Menggunakan kata-kata seperti mohon, tolong, sudilah, harap, silahkan, hendaknya, sebaiknya.
Contoh:
(1)   Mohon kembalikan buku itu di meja saya.
(2)   Silahkan masuk.
(3)   Tolong buatkan kopi untuk Ayah.
(4)   Hendaknya kamu pulang sekarang.
(5)   Harap datang tepat waktu.
(6)   Sebaiknya cepat bawa adikmu ke rumah sakit.
(7)   Sudilah Anda membantu saya menyelesaikan tugas ini.

2.    Menggunakan partikel “-lah”
(8)   Berangkatlah lebih halus daripada berangkat.
3.    Pengubahan ke struktur tanya.
Contoh:
(9)   Apakah tidak ada petugas piket yang menghapus papan tulis?
4.    Pengubahan ke struktur berita.
Contoh:
(10)    Panitia sangat gembira jika Bapak atau Ibu berkenan hadir pada acara perpisahan.
Langkah yang perlu kita tempuh dalam menanggapi perintah adalah sebagai berikut:
1.      Membaca kembali isi perintah secara hati-hati, teliti, dan saksama.
2.      Merumuskan atau menuliskan kembali isi perintah.
3.      Isi perintah dalam bentuk kerangka atau bagan sehingga mudah dipahami.
4.      Membuat perencanaan dalam bentuk kerangka atau bagan segala kegiatan yang akan dilakukan dalam rangka memenuhi perintah.
5.      Meminta konfirmasi kepada pemberi perintah akan ketepatan rencana kegiatan yang telah disusun.
VI. Metode Pembelajaran
1.      Diskusi
2.      Tanya Jawab
3.      Penugasan
VII. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan Pertama
No
Kegiatan Pembelajaran
Alokasi Waktu
1.
Kegiatan Awal
a.    Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
b.    Guru mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman siswa.
10 menit
2.
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Siswa mencermati berbagai bentuk kalimat perintah dan mengidentifikasi bentuk kalimat perintah.
Elaborasi
a.       Siswa dan guru bertanya jawab tentang kalimat perintah.
b.      Siswa berdiskusi tentang bentuk-bentuk kalimat perintah.
Konfirmasi
Siswa dapat membuat berbagai macam kalimat perintah dan dapat membedakan jenis-jenis kalimat perintah.
65 menit
3.
Kegiatan Penutup
a.       Siswa dan guru melakukan refleksi.
b.      Guru menugasi siswa untuk membuat kalimat perintah dalam berbagai jenis.
10 menit

Pertemuan Kedua
No
Kegiatan Pembelajaran
Alokasi Waktu
1.
Kegiatan Awal
a.       Berdoa
b.      Guru menjelaskan tentang tata tertip ulangan harian
5 menit
2.
Kegiatan Inti
a.       Siswa mengerjakan soal ulangan harian.
b.      Guru mengawasi proses pelaksanaan ulangan.
70 menit
3.
Kegiatan Penutup
Siswa mengumpulkan hasil ulangan harian
5 menit
VIII. Sumber
          Buku paket Bahasa Indonesia tingkat Madya semester 1.
IX. Penilaian
A.    Soal-soal
1.      Buatlah sembilan jenis kalimat perintah masing-masing dua kalimat?
2.      Buatlah minimal dua kalimat perintah secara halus?
B.     Kunci Jawaban
1.      (1) Kalimat Perintah Biasa
Contoh:
a.       Masukkan barang-barang ini ke dalam bagasi mobil!
b.      Antarkan surat ini kepada Pak RT sekarang juga!
(2) Kalimat Perintah Ajakan
Contoh:
a.       Marilah kita gunakan tekstil buatan dalam negeri demi menyukseskan program pemerintah.
b.      Ayolah bersenam pagi setiap hara agar badan kita menjadi sehat.
                    (3) Kalimat Perintah Larangan
Contoh:
a.       Jangan membuang sampah di sini.
b.      Jangan dekati tempat itu.
                   (4) Kalimat Perintah Permintaan atau Larangan
Contoh:
a.       Saya berharap anda hadir di acara itu.
b.      Saya minta kerjakn tugasmu tepat waktu.
                   (5) Kalimat Perintah Permohonan
Contoh:
a.       Saya mohon kamu bisa datang di acara pesta ulang tahunku.
b.      Kami mohon kepada-Mu ya Tuhan, tunjukkan lah jalan yang lurus yang Engkau ridhoi. 
                (6) Kalimat Perintah Pembiaran
                     Contoh:
a.       Biarkan aku yang membawa barang itu.
b.      Biarkan dia pergi sendiri.
                (7) Kalimat Perintah Sindiran
                     Contoh:
a.       Maju kalau kamu berani.
b.      Ambil saja kado yang kau berikan kalau kau tidak malu terhadapnya.
               (8) Kalimat Perintah yang Menuntut Proses atau Langkah Kerja.
Contoh:
a.       Urutlah dari nomor kecil hingga nomor besar.
b.      Susunlah sehingga membentuk lingkaran  penuh.
               (9) Kalimat Perintah yang Berbentuk Kalimat Berita
Contoh:
a.       Hendaknya Anda bersedia menjadi pengurus kegiatan itu.
b.      Terima kasih Anda tidak menolak untuk menjadi pembawa acara pada malam reuni nanti.
2.      Menggunakan kata-kata seperti mohon, tolong, sudilah, harap, silahkan, hendaknya, sebaiknya.
Contoh:
a.       Mohon kembalikan buku itu di meja saya.
b.      Silahkan masuk.
c.       Tolong buatkan kopi untuk Ayah.
d.      Hendaknya kamu pulang sekarang.
e.       Harap datang tepat waktu.
f.       Sebaiknya cepat bawa adikmu ke rumah sakit.
g.      Sudilah Anda membantu saya menyelesaikan tugas ini.
C.     Rubrik Penilaian
No
Kegiatan
Skor
1.

2.
3.
Setiap siswa menuliskan satu jenis kalimat perintah dengan benar.
Siswa menuliskan jenis kalimat perintah kurang tepat.
Siswa menuliskan jenis kalimat perintah tidak tepat.
10

5
0



Penghitungan nilai akhir dalam skala 0 s.d. 100


Skor Perolehan


Nilai Akhir
=
-------------------------
x
Skor Ideal (100)


Skor Maksimal


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar